![]() |
| Ket.foto-Salah satu kegiatan Brimob do Tapteng, pasca bencana, Rabu(28/1/2026).Ist. |
TAPANULI TENGAH — Satuan Brimob Polda Sumatera Utara pascabencana melalui rangkaian kegiatan pembersihan lingkungan dan pendistribusian air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan personel SAR Batalyon A Pelopor yang dipimpin oleh Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Mukhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H. Fokus kegiatan meliputi pembersihan rumah warga terdampak lumpur, pembersihan akses jalan permukiman, serta pendistribusian air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Di Perumahan Pandan Asri, Desa Aek Tolang, Kecamatan Pandan, personel SAR Batalyon A melaksanakan pembersihan material lumpur di rumah milik Ibu Dorlima Pardede serta pembersihan jalan lingkungan perumahan. Pembersihan rumah warga telah selesai 100 persen, sementara pembersihan jalan permukiman telah mencapai progres sekitar 96 persen, sehingga akses warga mulai kembali normal dan aman dilalui.
Sementara itu, di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, personel Batalyon A melaksanakan pembersihan rumah milik Bapak Fateh Butar Butar. Hingga akhir kegiatan, proses pembersihan rumah telah selesai 100 persen dan terus dimaksimalkan agar sisa material lumpur dapat dibersihkan secara menyeluruh sehingga rumah kembali layak dihuni.
Selain kegiatan pembersihan, personel SAR Batalyon A juga melaksanakan pendistribusian air bersih menggunakan peralatan water treatment di Desa Sibuluan Raya, Kecamatan Pandan. Kehadiran fasilitas pengolahan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari di tengah keterbatasan pascabencana.
Pengecekan Jembatan Gantung di Tukka
Selain itu Satuan Brimob tersebut juga pengecekan kondisi jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Desa Aek Tolang Induk, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus menilai aspek keselamatan bagi masyarakat yang selama ini menggunakan akses tersebut.
Personel melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur jembatan guna memperoleh data yang akurat sebagai bahan evaluasi dan dasar penentuan langkah penanganan selanjutnya.
Jembatan tersebut merupakan akses penghubung antarwilayah yang memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari warga.
(Dari Berbagai sumber)

.jpg)
