![]() |
| Foto kegiatan .(Dok Amphibi) |
SIDOARJO - Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) Jawa Timur ditutup dengan aksi nyata di lapangan. Minggu (27/9/2026), pengurus AMPHIBI Jatim bersama warga Desa Ngampelsari dan Balonggabus, jajaran RT/RW, kepala dusun, serta unsur TNI-Polri bergotong royong membersihkan parit di sepanjang Jalan Ngampelsari–Balonggabus, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut juga melibatkan Babinsa Koramil Candi dan Bhabinkamtibmas Polsek Candi. Sampah dan material yang menyumbat saluran air dibersihkan untuk mengembalikan fungsi drainase sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di jalur tersebut.
Ketua Panitia, Edi Susilo atau yang akrab disapa Pak Elo, mengawali kegiatan dengan pengarahan kepada seluruh peserta. Ia mengajak warga dan seluruh unsur yang terlibat menjaga semangat gotong royong melalui yel-yel, “AMPHIBI Hadirkan Solusi! Yes, Yes, Yes!”
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif antara warga dan Ketua DPW AMPHIBI Jatim, Samsul Hadi, S.H.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan terkait kondisi saluran air. Mereka mempertanyakan keberlanjutan aksi peduli lingkungan yang selama ini dilakukan AMPHIBI sekaligus meminta organisasi tersebut membantu menjembatani aspirasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Warga berharap parit yang dinilai dangkal dan tersumbat dapat segera dinormalisasi. Selain itu, mereka mengusulkan pembangunan box culvert pada titik tertentu untuk mendukung fungsi saluran sekaligus menunjang akses masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Samsul Hadi menegaskan AMPHIBI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam mengawal persoalan lingkungan.
Ia mengatakan, kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting bagi AMPHIBI untuk terus melakukan pendampingan, termasuk setelah sebelumnya turut mengawal persoalan lingkungan di wilayah tersebut selama tiga tahun.
“AMPHIBI akan terus hadir memberikan solusi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesadaran lingkungan agar terhindar dari kerugian akibat kerusakan alam,” ujar Samsul Hadi.
Ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menindaklanjuti aspirasi warga terkait normalisasi parit dan kebutuhan pemasangan box culvert di lokasi tersebut.
Dukungan terhadap kegiatan itu turut datang dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo. Dua unit truk diturunkan untuk mengangkut sampah hasil kerja bakti.
Pengangkutan tersebut dilakukan agar sampah yang telah dikumpulkan tidak kembali menumpuk di sekitar saluran maupun mengganggu aktivitas lalu lintas di ruas Jalan Ngampelsari–Balonggabus yang menjadi jalur aktivitas masyarakat.
Aksi gotong royong tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian HUT ke-10 AMPHIBI Jatim. Kegiatan memperlihatkan bahwa persoalan lingkungan tidak hanya membutuhkan kerja organisasi, tetapi juga keterlibatan warga, pemerintah, serta unsur TNI-Polri secara bersama-sama.(Ronald)
(AMPHIBI)


.jpg)
