• Jelajahi

    Copyright © Investigasi Fakta
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sports

    Investigasi Fakta
    Senin, 30 Maret 2026, 21:46 WIB Last Updated 2026-03-31T04:52:31Z


    Nias Selatan - Sebuah video pengaduan yang diunggah akun Facebook Forwan Hulu pada 29 Maret 2026 viral di media sosial. Dalam video tersebut, seorang korban Fermatanila hulu menyampaikan keluhan serius terkait penanganan perkara yang ia alami di Polres Nias Selatan yang dinilai berjalan lambat dan tidak transparan.

    Dalam pernyataannya, korban secara terbuka memohon perhatian kepada Kapolri Republik Indonesia dan Kapolda Sumatera Utara. Ia mengungkapkan bahwa kasus dugaan tindak pidana yang dilaporkannya telah berlangsung cukup lama, namun hingga kini belum menunjukkan kejelasan, termasuk belum dilakukannya penahanan terhadap terduga pelaku.

    Tak hanya itu, korban juga mengaku pihak keluarganya sempat dimintai sejumlah uang oleh oknum di Polres Nias Selatan dengan dalih untuk memperlancar proses penanganan perkara. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan, mengingat latar belakang ekonomi keluarga korban yang tergolong tidak mampu, dengan orang tua yang hanya bekerja sebagai buruh lepas di sawah.

    Ironisnya, meskipun permintaan tersebut telah dipenuhi, korban menyebutkan bahwa penanganan kasus justru tidak mengalami perkembangan berarti dan terkesan “digantung” tanpa kepastian hukum. Hal ini menimbulkan dugaan adanya praktik tidak profesional dalam proses penegakan hukum di tingkat kepolisian setempat.

    Melalui video tersebut, korban berharap adanya perhatian serius dari pimpinan Polri dan Polda Sumatera Utara untuk mengusut dugaan pelanggaran oleh oknum, sekaligus memastikan kasus yang dialaminya diproses secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

    Kasus ini pun menuai perhatian publik dan diharapkan menjadi atensi aparat penegak hukum guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

    Komentar

    Tampilkan