![]() |
| Ket.Foto: Saat Bibelvrou Br Panjaitan memberikan khotbah ibadah Buha-buha ijuk dihalaman depan gereja pada, Minggu, 5 April 2026.(Dok.Ronald Sihombing). |
MEDAN - Tradisi Paskah, atau kebangkitan setelah kematian Tuhan Yesus diperingati setiap paskah seperti Prosesi Pawai Obor Jalan Salib, Ibadah Buhabuha Ijuk (ibadah Subuh), mencari Telur paskah dan lain sebagainya selalu digelar setiap tahunnya di HKBP Seiputih yang berada di Jalan Rantang medan, Kelurahan Seiputih tengah, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumut., pada Minggu (5/4/2026) subuh sekitar jam 05.00 Wib.
Prosesi Pawai obor jalan Salib dimulai dari lingkungan gereja menyusuri jalan Mesjid lalu berputar ke jalan Cangkir lalu ke jalan ayahanda, jalan panci, kemudian kejalan mesjid lalu kembali ke lingkungan gereja.
Dalam menyusuri ruas jalan yang sudah disebutkan tadi, ratusan umat gereja terutama kaum muda dan anak anak mengikuti pertunjukan prosesi Pawai obor jalan Salib tersebut.
![]() |
| Saat pembagian hadiah untuk anak- yang mendapatkan telur paskah.(Dok.Ronald Sihombing) |
Dalam prosesi ini kayu salib yang terbuat dari bahan yang ringan diarak dengan berjalan kaki diiringi lagu lagu pujian pujian saat menyusuri jalan ya g dilalui. Hal ini sebagai gambaran Tuhan Yesus memikul salib dengan dicambuk oleh tentara Romawi yang menggambarkan penderitaan Tuhan Yesus saat itu hanya untuk menyelamatkan manusia dari segala dosa dosanya.
Prosesi Pawai obor jalan Salib ini cukup memikat perhatian disetiap jalan yang dilalui, walaupun hanya dilakukan dengan jarak yang dilalui lebih kurang 1 KM dengan diiringi musik.
Pencarian telur paskah
Pencarian telur paskah untuk anak anak sekolah Minggu yang dibagi kedalam beberapa horong (kelompok usia) dengan didampingi oleh pendamping yang sudah dewasa. Dan biasanya sebagai penemu telur terbanyak akan ditetapkan sebagai pemenang dan mendapatkan hadiah. Hadiah yang diberikan biasanya berupa hadiah yang dapat menyenangkan anak anak tadi, hadiah ini diberikan setelah ibadah Buhabuha ijuk selesai dilangsungkan.
Ibadah Buhabuha ijuk
Ibadah Buha Buha Ijuk ( ibadah Subuh) dari Injil Johanes yang diberikan oleh Bibelvrou br Panjaitan, khotbah ini tentang kebangkitan Jesus setelah kematiannya. Khotbah ini menekankan bahwa kita sebagai manusia jangan takut dengan kematian.
"Jangan takut akan kematian" kata pendeta yang sudah sudah hampir sepuluh bulan melayani digereja ini.
Ibadah Buhabuha Ijuk (ibadah Subuh) dilaksanakan setelah semua kegiatan tadi berlangsung, sedangkan ibadah ini biasanya berlangsung sekitar pukul 05.00 Wib. Namun kali ini ibadah tersebut agak mundur waktunya disebabkan anak anak masih sibuk mencari telur paskah. Ibadah Buhabuha Ijuk ini dilakukan sekitar satu jam yang berisi lagu pujipujian, koor dan khotbah singkat disertai doa.
Kegiatan ini selain dihadiri oleh Bibelvrou dan ratusan umat yang hadir, juga terpantau media ini Casi br Siagian dari Wejk V dan juga Sintua Manalu dari Wejk VI yang ikut mendampingi dalam setiap rangkaian kegiatan.
Untuk diketahui bahwa, Ibadah Paskah adalah perayaan keagamaan umat Kristen untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian setelah penyaliban-Nya. Peristiwa ini diyakini terjadi pada hari ketiga setelah wafat-Nya dan menjadi inti dari iman Kristen.
Paskah biasanya dirayakan pada hari Minggu (disebut Minggu Paskah), setelah masa Prapaskah yang berlangsung sekitar 40 hari sebagai waktu pertobatan, puasa, dan refleksi diri.
Kemenangan atas dosa dan kematian setelah kebangkitan Yesus melambangkan bahwa maut telah dikalahkan.
Harapan dan hidup baru umat percaya mendapatkan pengharapan akan kehidupan kekal. Kasih dan pengorbanan, pengorbanan Yesus bagi keselamatan manusia.
(Ronald )


.jpg)
