![]() |
| Ket. Foto- Saat pemadaman api di Jalan Jalan Cangkir daerah Ayahanda, pada Sabtu 18- April 2026.(Dok.Roanld Sihombing) |
MEDAN PETISAH- Satu pintu rumah permanen yang terletak di Jalan Cangkir No.38, Kel. Seiputih tengah, Kec. Medan Petisah, milik marga Tampubolon hangus terbakar dan tak bisa diselamatkan pada hari ini, Sabtu (18/4/2026) Sekitar pukul 13.00 Wib tengah hari.
Pemadam kebakaran yang dihubungi, 15 menit setelah kebakaran tiba dan berhasil memadamkan api yang membesar yang menghanguskan rumah permanen tersebut. Satu jam kemudian sekitar pukul 14.00 Wib api berhasil dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Menurut VC Pemadam kebakaran Medan, Rusli yang terlihat ikut memadamkan api mengatakan, mereka menurunkan 6 unit pemadam kebakaran dari Pemko Medan dan berhasil memadamkan api.
Menurut Rusli Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan hanya pemilik rumah yang telah di bawa oleh keluarga untuk mendapatkan pengobatan, yang diduga ikut terimbas saat menyelamatkan diri.
" Kita menurunkan 6 unit mobil pemadam kebakaran, tidak ada korban jiwa, dan belum diketahui asal api" Ujar Rusli.
Selain itu, banyaknya masyarakat yang ingin menyaksikan peristiwa kebakaran tersebut membuat pergerakan petugas pemadam kebakaran sempat agak kesulitan untuk memadamkan api.
Sedangkan kepolisian dari polsek Medan Baru dan aparat Babinsa, terlihat berjaga jaga untuk mengamankan lokasi. Aparat Babinsa sempat terlihat mendobrak garasi mobil yang sempat menjilat satu mobil bagian belakangnya yang sudah hangus dan alarmnya meraung raung.
Mobil Mitsubishi Expander yang hangus bagian belakangnya yang dilalap api, satu unit sepeda motor diduga tidak bisa dipergunakan lagi karena sudah rusak berat, karena saat kejadian mobil tidak sempat dikeluarkan.
Polsek Medan Baru Menghimbau agar menjauhi lokasi
Dalam kebakaran tersebut sempat aparat Polsek Medan Baru memberikan himbauan melalui pengeras suara mobil pemadam kebakaran, menghimbau agar masyarakat menjauhi lokasi, agar pemadam kebakaran bisa lebih leluasa dan fokus untuk memadamkan api, karena khawatir nantinya selang air dari pemadam kebakaran bisa mengenai warga yang mendekat.
Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa dan terlihat seluruh rumah hangus dan barang barang yang ada di dalamnya tidak sempat diselamatkan termasuk sebuah mobil Expander tersebut.
Terlihat aparat dari kelurahan termasuk Kepala lingkungan IV, Bungenta Marpaung berada dilokasi untuk memantau kebakaran.
Untuk saat ini belum diketahui berapa besar kerugian akibat kebakaran tersebut dan asal api dari mana belum diketahui.(Ronald )


.jpg)
