Sports

Tim SAR Batalyon A Pelopor, Poldasu Dini Hari Bergerak Menuju Bencana Alam Longsor Sembahe

Rabu, 08 April 2026, 00:30 WIB Last Updated 2026-04-08T07:32:42Z



5 orang meninggal Dunia, 1 orang dalam perawatan.

DELISERDANG, SUMUT
—  Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, bergerak mmenuju lokasi bencana alam longsor di kawasan Pemandian Sembahe Serumpun Bambu, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang,Sumut., pada Rabu, 8 April 2026 pukul 01.30 WIB, 



Seluruh personel langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang dikenal sebagai salah satu titik wisata alam di wilayah Sibolangit.


 Informasi awal terkait longsor yang terjadi di kawasan tersebut menuntut respons cepat guna mengantisipasi adanya korban serta potensi bahaya lanjutan di medan yang cukup ekstrem.



Evakuasi Tim SAR bergerak cepat menuju lokasi dengan membawa berbagai peralatan pendukung, seperti kendaraan angkut personel, alat pelindung diri, peralatan manual, hingga perlengkapan evakuasi.


Dalam proses evakuasi, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam orang korban. Lima di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Pancur Batu untuk penanganan lebih lanjut.


Delapan unit rumah atau pondok wisata dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat tertimbun material longsor.


Upaya evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan personel dan efektivitas pencarian di tengah kondisi medan yang cukup menantang. Hingga saat ini, personel Brimob masih berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses pembersihan material longsor guna mempercepat pemulihan akses di area terdampak.


Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., S.H., M.H., M.Han. menyampaikan bahwa seluruh personel berupaya maksimal dalam menjalankan tugas kemanusiaan di lokasi bencana.


"Kami berkomitmen untuk melakukan evakuasi dan penanganan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang terdampak," ujarnya.


Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya di wilayah yang rawan longsor. Dukungan dan perhatian dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.(Ronald Rls)

Komentar

Tampilkan