Nias Selatan – Kemacetan lalu lintas terjadi di wilayah Saonigeho, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 11.46 WIB. Sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua tampak menumpuk di badan jalan hingga menyebabkan antrean panjang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kemacetan dipicu oleh aksi sejumlah pekerja proyek jembatan di Kilometer 3 yang melakukan pemalangan jalan menggunakan batang pohon kelapa. Aksi tersebut diduga sebagai bentuk protes karena para pekerja mengaku belum menerima upah dari pihak pemborong.
Para pekerja juga menyampaikan bahwa pihak pemborong diduga telah meninggalkan proyek tanpa kejelasan, sehingga memicu kekecewaan dan berujung pada aksi penutupan akses jalan.Selain itu, tingginya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi turut memperparah kondisi. Pengendara sepeda motor terlihat saling mendahului untuk mencari celah, namun justru semakin memperlambat arus lalu lintas secara keseluruhan.
Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Mereka berharap adanya solusi cepat dari pihak terkait agar persoalan pembayaran upah pekerja segera diselesaikan tanpa harus mengorbankan kepentingan umum.
“Kalau begini terus, pengguna jalan yang jadi korban kemacetan,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Peristiwa ini menunjukkan perlunya perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait, baik dalam pengawasan proyek maupun penanganan konflik tenaga kerja, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
(Ndruru)





.jpg)
