Sports

Ironis! Sudah Ada Larangan, Sampah Tetap Menumpuk di Jalan Sutomo Gunungsitoli

Investigasi Fakta
Minggu, 30 Agustus 2026, 13:07 WIB Last Updated 2026-08-30T06:07:25Z

GUNUNGSITOLI, SUMUT - Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Gunungsitoli. Tumpukan sampah terlihat berserakan di sejumlah titik, bahkan di lokasi yang sudah dipasangi tulisan “Dilarang Buang Sampah di Sini.”


Pantauan awak media pada Jumat (28/8/2026), kondisi tersebut terlihat di Jalan Sutomo, Desa Lasara Bahili, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. Meski larangan membuang sampah telah terpampang, masih terdapat warga yang membuang sampah di lokasi tersebut sehingga menimbulkan tumpukan dan mengganggu kebersihan lingkungan.


Sejumlah warga setempat mengaku kondisi tersebut bukan persoalan baru. Hulu, salah seorang warga yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi, mengatakan bahwa sebelumnya pemerintah pernah menyediakan tempat pembuangan sampah berukuran cukup besar di kawasan tersebut.


“Dulu di situ disediakan tempat sampah yang cukup besar, tetapi kemudian diambil kembali oleh Dinas Lingkungan Hidup. Saya tidak tahu apa alasannya tempat sampah tersebut diambil,” ujar Hulu.


Warga lainnya, Nazara, berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Gunungsitoli dapat kembali menyediakan tempat penampungan sampah yang memadai. Menurutnya, ketiadaan tempat pembuangan sampah yang mudah dijangkau berpotensi mendorong sebagian warga membuang sampah sembarangan, termasuk ke aliran sungai.


“Kalau tidak ada tempat sampah yang cukup besar, dikhawatirkan warga memilih membuang sampah ke sungai. Apalagi banyak warga di sekitar sini yang kurang mampu,” ungkap Nazara kepada media ini.


Tak Cukup Hanya Pasang Larangan

Persoalan tersebut dinilai tidak cukup diselesaikan hanya dengan memasang papan atau tulisan larangan. Warga berharap pemerintah juga menghadirkan solusi berupa fasilitas pembuangan sampah yang layak sekaligus meningkatkan edukasi kepada masyarakat.


Seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya menyarankan agar DLH tidak hanya menyediakan tempat sampah berkapasitas besar, tetapi juga memberikan edukasi secara rutin kepada masyarakat mengenai pentingnya membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.


“Selain menyediakan tempat sampah, masyarakat juga perlu diberikan pemahaman agar tidak membuang sampah sembarangan. Penggunaan wadah yang dapat dipakai berulang kali juga perlu didorong untuk mengurangi sampah,” katanya.


Dari hasil pengamatan awak media, persoalan sampah juga terlihat di sejumlah lokasi lainnya. Sampah tampak berserakan di pinggir jalan, saluran parit, hingga kawasan sekitar Lapangan Merdeka Gunungsitoli.


Kondisi tersebut tentu menjadi perhatian, mengingat kebersihan kota bukan hanya menyangkut estetika, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan masyarakat dan kualitas lingkungan.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Gunungsitoli yang berupaya dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler belum berhasil dimintai keterangan. Panggilan kepada yang bersangkutan tidak tersambung. Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti alasan tempat sampah yang sebelumnya tersedia di lokasi tersebut diambil kembali.


Masyarakat berharap Pemko Gunungsitoli melalui DLH segera mencari solusi konkret terhadap persoalan tersebut, bukan hanya dengan memasang larangan, tetapi juga menyediakan sarana pembuangan sampah yang memadai serta meningkatkan kesadaran masyarakat.



(OLS)

Komentar

Tampilkan