Sports

Air Sungai Deli Naik, Upacara HUT ke-81 RI di Kampung Aur Dialihkan ke Darat

Selasa, 18 Agustus 2026, 13:45 WIB Last Updated 2026-08-20T00:44:51Z
Ket. Foto- Saat upacara peringatan kemerdekaan RI ke-81 di Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, Medan, Senin (17/8/2026).Dok Sony.

MEDAN - Naiknya debit air dan derasnya arus Sungai Deli sejak Minggu (17/8/2026) dini hari membuat rencana warga Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, untuk menggelar upacara bendera di tengah sungai terpaksa dialihkan ke daratan.


Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Sanggar Perkasa bersama warga Kampung Aur untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Upacara akhirnya digelar di halaman Masjid Jami' Aur, Jalan Kampung Aur, Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Senin (17/8/2026). Ratusan warga dari berbagai kalangan turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.


Ketua Panitia HUT ke-81 RI Sanggar Perkasa, Arsini Pilli, mengatakan upacara di Sungai Deli merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI. Selain menumbuhkan semangat nasionalisme, kegiatan tersebut menjadi bagian dari kampanye pelestarian Sungai Deli.


“Rencananya sebelum perlombaan kita gelar upacara bendera di Sungai Deli. Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas Sanggar Perkasa dan warga Kampung Aur setiap peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia. Tujuannya mengkampanyekan dan mengajak masyarakat menjaga serta melestarikan Sungai Deli,” ujar Arsini.


Namun, tingginya debit air dan derasnya arus sejak subuh membuat lokasi tersebut dinilai tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat upacara.


“Sejak subuh volume air naik dan arus deras. Seharusnya kita gelar upacara di Sungai Deli, namun kondisi itu tidak menyurutkan semangat kita. Karena itu, upacara kita alihkan ke darat,” katanya.


Menurut Arsini, peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menanamkan nilai nasionalisme dan patriotisme sekaligus mengenang perjuangan para pahlawan, terutama kepada generasi muda.


Sanggar Perkasa sendiri telah berdiri sejak 1982 sebagai wadah pembinaan dan pengembangan kreativitas generasi muda Kampung Aur dan sekitarnya.


Usai upacara, masyarakat mengikuti berbagai perlombaan untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Sedikitnya 10 jenis perlombaan disiapkan, baik yang digelar di darat maupun di sekitar Sungai Deli.


Di antaranya lomba mewarnai, panjat pinang, pacu ban di Sungai Deli, terompa atau engklek, terompa beregu, balap karung goni, memasukkan guli ke dalam sendok, makan kerupuk, rebut kursi DPR, hingga turnamen bola keranjang menggunakan kain sarung.


Selain perlombaan, warga Kampung Aur yang mayoritas berprofesi sebagai pedagang juga menggelar Bazar Kemerdekaan Kuliner UMKM.


“Selain kegiatan lomba dan upacara, kita juga ada Bazar Kemerdekaan Kuliner UMKM. Berbagai jenis kuliner tersedia dengan harga ekonomis. Mayoritas masyarakat Kampung Aur adalah pedagang,” kata Arsini.


Deklarasikan “Kemerdekaan Sungai Deli”


Sementara itu, pembina upacara, Syafri Tanjung, mengatakan kegiatan peringatan HUT RI di Kampung Aur telah menjadi agenda rutin Sanggar Perkasa bersama masyarakat.


Syafri, yang akrab disapa Pak Icap, tampil mengenakan kostum khas Jenderal Sudirman saat bertindak sebagai pembina upacara.


Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, khususnya Sungai Deli.


Pada momentum HUT ke-81 RI tahun ini, Sanggar Perkasa bersama Laskar Bocah Sungai Deli (Labosude), Komunitas Peduli Anak (KOPA), dan masyarakat Kampung Aur juga mendeklarasikan “Kemerdekaan Sungai Deli”.


Deklarasi itu menjadi simbol ajakan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai, salah satunya dengan tidak membuang sampah ke aliran Sungai Deli.


“Tujuan kegiatan ini menanamkan nilai nasionalisme, patriotisme dan kepahlawanan. Yang terpenting, kita mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, bersama-sama menjaga kelestarian Sungai Deli,” ujar Syafri.


Ia menambahkan, Sanggar Perkasa sejak didirikan pada 1982 telah menjadi wadah pembinaan generasi muda. Berbagai kegiatan dikembangkan, mulai dari olahraga, seni tari, seni suara hingga seni drama.


“Melalui Sanggar Perkasa, kita membina generasi muda agar memiliki jiwa kepemimpinan yang berakhlak, mandiri dan berintegritas. Sanggar ini juga menjadi wadah pengembangan kreativitas di bidang olahraga dan seni budaya sehingga generasi muda memiliki kegiatan positif dan jauh dari narkoba,” katanya.


Warga Antusias Ikuti Upacara


Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak mengikuti upacara dengan khidmat.


Sejumlah ibu-ibu bahkan mengenakan pakaian tradisional untuk menambah semarak suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Upacara tersebut juga diikuti ratusan warga Kampung Aur. DPC KOMBAT Medan Maimun turut berpartisipasi dan berbaur bersama masyarakat.


Meskipun gagal dilaksanakan di tengah Sungai Deli akibat kondisi debit air dan arus yang deras, semangat warga Kampung Aur memperingati kemerdekaan tetap berlangsung. Pesan menjaga sungai pun tetap menjadi bagian penting dari perayaan kemerdekaan di kawasan tersebut.



(Sony)

Komentar

Tampilkan