MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memberangkatkan 25 ton bantuan kemanusiaan tahap pertama bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelepasan bantuan dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut serta jajaran Bhayangkari Sumut, Selasa (18/8/2026).
Bantuan tersebut diangkut menggunakan lima unit truk untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Pengiriman ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Polda Sumut terhadap warga yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Kapolda Sumut melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang terdampak gempa bumi di NTT.
“Atas nama keluarga besar Polda Sumatera Utara, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana alam gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Kami turut berduka cita atas jatuhnya korban dalam musibah ini,” ujar Ferry menyampaikan pesan Kapolda Sumut.
Menurut Ferry, kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah merupakan bagian dari semangat kemanusiaan yang harus terus dijaga. Karena itu, Polda Sumut bersama Bhayangkari dan berbagai pihak yang berkontribusi berupaya memberikan bantuan untuk meringankan beban para korban.
“Semoga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada masyarakat yang mengalami luka-luka, semoga diberikan kesembuhan, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.
Bantuan Tahap Pertama
Ferry menjelaskan, bantuan sebanyak 25 ton yang diberangkatkan tersebut merupakan tahap pertama yang diberikan Polda Sumut kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.
Polda Sumut juga membuka kemungkinan untuk kembali mengirimkan bantuan apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan dukungan. Perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat akan terus dipantau sebagai dasar menentukan bantuan berikutnya.
“Bantuan yang kita berangkatkan hari ini merupakan bantuan pertama. Apabila nantinya berdasarkan kebutuhan di lapangan masih diperlukan bantuan tambahan, tentu akan kami siapkan bantuan kedua maupun bantuan lanjutan,” jelasnya.
Ia menegaskan, Polda Sumut akan terus berupaya hadir memberikan dukungan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moril kepada para korban agar mampu melewati masa sulit dan kembali menata kehidupan.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit, serta membantu masyarakat terdampak untuk bangkit dan kembali menata kehidupan dengan lebih baik,” pungkas Ferry.
Pelepasan bantuan tersebut sekaligus menjadi wujud kepedulian Polda Sumut terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Kehadiran Polri di tengah masyarakat, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
(Humas Poldasu/Ronald)


.jpg)
